Loading...

Jumat, 03 Juni 2011

Lebih berharga dari Gunung Emas

tulisan ini dibuat hanya untuk menyadarkan kita betapa berharganya seorang teman. sering kali kita menganggap bahwa teman itu hanyalah sebagai tempat saat kita mengadu kesusahan. bahkan aku membaca sebuah artikel yang membuatku tercengang dengan jawabannya, yah memang semua orang bebas berpendapat tapi tetap saja menurutku itu tidak seharusnya dikatakan. kita mungkin pernah disuruh memilih antara teman atau pacar mana yang lebih penting? untuk mencari jawabannya kita memerlukan beberapa analisis untuk keduanya :

1. Teman selalu ada disaat suka dan duka
itu benar kadang kala disaat kita susah atau memiliki masalah dengan pacar kepada siapa kita bercerita? meminta bantuan? apa kepada pacar kita? ya ngga lah wong lagi berantem, tetep aja kita akan datang kepada teman, ya meskipun seorang teman mempunyai kesibukan masing-masing dan gg selalu bisa membantu kita itu bukan berarti teman tidak ada untuk kita tapi itu saatnya kita belajar menghadapi masalah kita dan memecahkannya sendiri. belajar mandiri lah jangan mau disuapin ajah, kalo bayi sih pantes.

2. Teman tidak akan membiarkan temannya menanggung beban sendirian
itu juga benar, sesuai dengan pepatah "ringan sama dijinjing berat sama dipikul". semua akan terasa ringan jika kita bagi bersama, seorang teman yang baik tidak akan pernah membiarkan temannya merasa kesusahan. sekalipun ada masalh dia pasti akan membantu jika tidak bisa secara materil doa juga sudah membantu, jadi jangan anggap teman itu tidak ada. trus gimana dengan si pacar? pacar paling cuma bilang sabar aja beib semua pasti akan berakhir, semua orang juga bisa ngomong kaya gitu, apalagi kalo pacarnya cuma manfaatin doank paling mikirnya bodo amat ah bukan urusan gue. masih dianggap lebih penting?

3. Teman tidak mengenal mantan tapi pacar pasti sangat mengenal hal itu
dalam pertemanan kita tidak pernah sekalipun menemukan mantan teman, berasa aneh mendengarnya tapi kalu pacaran kita sudah sering mendengar ooh itu mah mantan gue waktu SMA, sesering apapun kita menyakiti teman kita seorang teman yang baik pasti akan selalu memaafkan kita, mereka tidak akan pernah menjadikan atau mengatakan kita itu sebagai mantan, sekalipun masih tidak akur lalu suatu hari kita bertemu dengannya disuatu tempat dan dia sedang bersama temannya, dia pasti akan mengatakan kepada temannya itu "tuh dia temen gue waktu dulu, dia tuh blabalabala.." meskipun pandangannya negatif kepada kita tapi tetep aja gg pernah bilang kalo kita tuh mantan temennya. jadi masih pilih yang mana?

4.Teman itu kekal sampai kapanpun akan tetap abadi
kalau banyak orang bilang gda yg abadi didunia ini, siapa bilang? pertemanan akan selalu ada sampai kapanpun sekalipun kita meninggalkan dunia ini tapi pacar akan berakhir saat kita putus hubungan, ya kalo jadi istri sih sukur alhamdulilah itu mah dah takdirnya.

jadi inti dari analisis diatas, aku lebih memilih bahwa temanlah yang paling penting, mereka tidak akan tergantikan oleh apapun sekalipun dengan Emas sebesar Gunung, mereka lebih berharga bagiku. kita tidak akan pernah bisa melewati hari-hari sendirian dalam hidup ini, sepintar dan sekaya apapun kita tetap saja membutuhkan seorang teman, sementara pacar, pacar hanyalah bagian kecil dari hidup kita, kenapa aku bilang bagian kecil bukan bagian besar? karena pacar bukanlah istri kita, pacar belum tentu menjadi jodoh kita sedangkan istri, itulah separuh nafas kita karena dengannya lah kita akan menghabiskan sisa waktu di dunia ini, dialah yang nantinya akan menemani kita hingga tutup usia. 

"jadi hormatilah temanmu jangan menganggap mereka seperti tong sampah yang setiap hari kau isi dengan keluh kesah masalahmu sementara disaat kau senang kau melupakan mereka begitu saja dan lebih memilih pergi dengan orang lain", sesungguhnya batin temanmu itu sakit tapi tetap mereka akan selalu membantumu disaat susah, mereka tidak pernah menaruh setitikpun dendam atas perilakumu dan mereka selalu memaafkanmu tanpa harus kau pinta. 



Baphomet Best Friend Forever Together

Tidak ada komentar:

Posting Komentar