Loading...

Jumat, 24 Juni 2011

Sepak Bola adalah Cinta Terbesar

Siapa yang tidak kenal dengan Francesc Fabregas, pria yang lahir di Vilessoc de Mar, Casal de Curacion, Spanyol ini kemarin-kemarin baru selesei mengunjungi Indonesia. Pemain ini datang ke indonesia dalam rangka menghadiri salah satu acara yang digelar oleh salah satu produk makanan untuk anak-anak. Tidak disangka ternyata "cesc" nama akrabnya sangat mengagumi indonesia karena pesona alamnya yang indah. Cesc bersama pemain sepakbola dalam negri BP menghadiri turnamen sepakbola anak-anak yang digelar di Bali, saat kedatangannya ke indonesia saja banyak fans-fans yang berteriak histeris melihat pemain idolanya secara langsung.

Sedari kecil Fabregas sudah menyukai sepakbola, makanya pas ditanya mau jadi apa jika kamu tidak menjadi pemain sepakbola, cesc menjawab bahwa sepakbola adalah cinta terbesarnya, tidak peduli mau bermain di klub mana yang penting masih bisa bermain bola. ya sepakbola memang olahraga yang paling banyak digemari dan seharusnya dengan sepakbola bisa menciptakan persatuan dan kesatuan tanpa membedakan ras, agamaa, dan budaya. Fabregas juga memuji penampilan Timnas Indonesia di piala AFF, menurutnya Indonesia bermain cukup baik. Pesepakbola profesional sajah mengatakan seperti itu kenapa pengurus yang ada didalamnya tidak sadar akan kata-kata itu, seharusnya semua malu dengan ucapannya itu, harus ada kemauan untuk memajukan persepakbolaan dalam negeri, jangan hanya mementingkan kepentingan pribadi sajah.
 
Fabregas mengatakan "jika ingin ikut piala dunia optimislah",sedangkan Giovani van Bronckhorst mengatakan "jika ingin memajukan sepakbola Indonesia buatlah sistem pendidikan yang baik untuk anak-anak". ya seperti diketahui Indonesia sebenarnya tidak kekurangan pemain muda, bahkan indonesia memiliki banyak pemain muda yang berkualitas hanya sajah tidak ada fasilitas dan pelatihan yang bisa membuat mereka berkembang. Banyak anak-anak indonesia yang memiliki bakat dan skill yang diatas rata-rata tapi pengelolaannya yang kurang baik, sehingga bakat-bakat terpendam itu tidak dapat berkembang pdahal mereka semua bisa menjadi seperti Fabregas ataupun Gio yang menjadi kebanggan semua orang.

Cita-cita mereka sangatlah mulia, ingin menjadi pemain profesional yang bisa membawa merah putih terdengar ditelinga Dunia, bukan karena keburukannya yang sangat meresahkan tapi dikenal karena prestasinya. Semua kalangan mengingingkan itu terjadi tapi keinginan sajah tidak cukup tanpa dukungan dan buktinyata. Untuk kali ini sajah seandaninya pemerintah bertindak dengan hati yang benar-benar tulus membantu mewujudkan mimpi anak-anak itu, aku percaya suatu saat nanti kita semua bisa menyaksikan anak-anak indonesia mengangkat trofi piala dunia didepan mata semua orang didunia ini dan lagu Indonesia Raya menggema hingga ke pelosok penjuru Dunia. Siapakah yang akan bangga setelah itu? Tidak akan ada yang menganggap kita sebelah mata lagi setelah itu. Bukankah itu mimpi semua pesepakbola dan semua orang Indonesia?

 
 
"Mimpi sajah tidak cukup, kejar dan dapatkanlah mimpi itu dengan optimis dan tidak pernah menyerah"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar